DLHP Siap Dukung Dinas PU Jika membangun Kembali Trotoar Yang Rusak
Gaspersz : Pohon-Pohon di atas Trotoar Telah Banyak Berkontribusi Positif Bagi Kesehatan Warga Kota Ambon
CM, KOTA AMBON
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon, Apries Gaspersz, S.STP., M.Si., mengatakan pihaknya menyadari sungguh jika pembangunan trotoar itu juga penting bagi warga, tetapi pohon peneduh itu juga penting bagi warga karena dalam penilaian lingkungan maupun penilaian Adipura itu juga dinilai.
Sebagusnya jalan tanpa pohon pelindung maka nilainya itu di bawah rata-rata.
Demikian antara lain penjelasan Gaspersz kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa, 20/1/2026.
Dikatakan, jika misalnya dinas PUPR menjalankan program melaksanakan pembangunan trotoar bagi warga maka pihaknya juga siap untuk mendukung dengan menebang pohon yang perlu ditebang, tetapi pihaknya juga siap untuk menanam kembali sebagai pengganti.
Terkait dengan itu, menurutnya Gaspersz perlu juga diperhatikan karena ada Peraturan Daerah (Perda) atau Peraturan Walikota/Bupati (Perwal/Perbup): yang mengatur perlindungan dan penebangan pohon di jalur hijau, taman, atau pekarangan rumah di tingkat kota/kabupaten.
Selanjutnya kepada wartawan Gaspersz mengatakan Penebangan di Jalur Hijau/Taman/Publik (Perkotaan) Wajib Izin: Menebang pohon di fasilitas umum, taman, atau di sepanjang jalan kota wajib memiliki izin dari Dinas Lingkungan Hidup atau Dinas Pertamanan kota/kabupaten setempat, karena jika melanggar maka ada sanksi yang siap diterima.
Sementara itu sebagaimana telah diatur dalam aturan jika melanggar aturan ini (seperti diatur dalam Perda Ketertiban Umum) dapat dikenakan denda, misalnya denda minimal Rp.5 juta atau kurungan badan.
Selain itu ada pula Kewajiban
Penggantian. Umumnya diwajibkan menanam pohon pengganti (relokasi) dengan jumlah yang diatur oleh peraturan daerah setempat (misalnya 1 pohon yang ditebang diganti 10-20 pohon baru).
Kepada wartawan mantan Sekwan kota Ambon ini mengatakan untuk kota Ambon ada kewajiban untuk menanam kembali 5 pohon saat menebang satu pohon.
Khusus untuk kota Ambon, kata Gaspersz jika mau ikut betul, pohon-pohon yang sekarang merusak jalan dan trotoar di kota ini sudah memberikan sumbangan yang begitu besar terhadap kesehatan warga kota Ambon ini. Ia menegaskan sekali lagi bahwa sedikit banyaknya pohon-pohon yang ada di jalan-jalan di kota Ambon sedikit banyaknya telah memberikan sumbangan positif bagi masyarakat di kota Ambon ini.
Sementara itu pada kesempatan terpisah, Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Kota Ambon Melianus Latuihamallo, ST, MT, yang dikonfirmasi secara terpisah mengatakan soal perbaikan trotoar yang rusak di kota Ambon pihaknya bisa saja segera memperbaikinya asalkan instansi terkait dapat menebang pohon-pohon yang akarnya merusakkan trotoar tersebut.(CMe)
