Dukung TKA 2026 Orangtua Murid SD N 2 Galala Pinjamkan Leptop Ke Sekolah

CM, KOTA AMBON

Kepala SD N 2 Galala,Rosamund I. Lontoh, S.Pd mengatakan menghadapi ujian akhir SD Negeri 2 Galala Ambon, pihaknya sudah pertemuan dengan para orangtua siswa yang mana orangtua siswa nampak sangat antusias mendukung pihak sekolah dalam mempersiapkan siswa dan sekolah untuk pelaksanaan ujian yang akan berlangsung pada 23 s.d 30 April 2026 mendatang.

Demikian antara lain penjelasan Lontoh kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin, 2/3/2026.

Dikatakan jumlah siswa peserta ujian di sekolahnya untuk tahun ini sebanyak 42 siswa dan sebagaimana sekolah lain di Ambon, mereka pun telah mengikuti try out pertama yang diselenggarakan pada tanggal 2 Februari.

Adapun try out yang berlangsung pada tanggal 2 Februari itu diikuti oleh seluruh satuan pendidikan tingkat SD dan SMP di kota Ambon yang diselenggarakan secara online atas kerjasama dengan Erlangga dan hasilnya hingga kini belum diterima kembali.

Menurut kepsek menjelang ujian akhir juga pihaknya sementara melakukan evaluasi terhadap siswa peserta ujian. 

Dikatakan untuk evaluasi dimaksud dilakukan dalam bentuk simulasi dimana para siswa dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama terdiri dari 2 sesi dimana satu sesi terdiri dari 21 siswa dan sesi kedua terdiri dari 21 siswa.

Kepsek juga mengatakan dukungan dari orang tua siswa juga sangat baik terbukti waktu mereka diundang dalam rapat terkait persiapan-persiapan menjelang TKA para orang tua sangat merespon dengan baik; salah satunya yakni bantuan orang tua terhadap pihak sekolah dengan meminjamkan leptop bagi anak-anak dalam menjalankan TKA yang akan datang, dengan komitmen setelah TKA berakhir pihak sekolah akan menggembalikannya kepada orang tua.

"Hal ini sudah disetujui oleh orang tua bersama dengan wali kelas dan juga kepsek".ujarnya

Harapan dari kepala sekolah semoga pelaksanaan TKA ini dapat berjalan dengan aman, tertib sehinga dari pihak sekolah dan juga anak-anak mendapatkan hasil yang maksimal dan baik agar bisa menjadi tolak ukur anak-anak untuk bisa melangkah ke jenjang-jenjang yang lebih tinggi lagi.(CM)