SMP Negeri 13 Ambon Laksanakan TKA Tahun 2026 Berbasis Daring
CM, KOTA AMBON
Kepala SMP Negeri 13 Ambon, Y..T. Plating S.Si, mengatakan jika SMP 13 Ambon untuk menghadapi Tes Kompetensi Akademik (TKA) tahun 2026 telah melakukan berbagai persiapan, diantaranya melakukan bimbingan belajar tambahan untuk 172 siswa kelas 9. Bimbingan belajar itu sendiri sudah disepakati dengan orang tua siswa bahwa siswa akan diberikan jam pembelajaran tambahan untuk belajar setiap hari, dari hari Senin-Jumat full, untuk materi pembelajarannya terdiri dari empat mata pelajaran yaitu Bahasa Indonesia, Matematika (utama), Bahasa Inggris dan IPA.
Khusus untuk bahasa Inggris dan IPA ini sebelumnya tidak ada namun karena pihaknya berpikir nanti ke depannya anak-anak akan mendapatkannya di jenjang pendidikan berikutnya maka sekolah memutuskan untuk menunjang prestasi mereka dengan memberikan 2 pelajaran tambahan yaitu Bahasa Inggris dan IPA.
Demikian antara lain penjelasan Kepsek Plating kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin 9/3/2026.
Dikatakan, penambahan jam belajar itu dimulai dari November 2025 dan baru berakhir minggu kemarin, Jumat 6 Maret 2026.
"Jadi untuk SMP 13 Ambon, TKA kita yang pertama membantu dengan tambahan jam pembelajaran kemudian ada try out, jadi SMP 13 sudah melakukan 2 kali try out; try out yang serentak yang diselenggarakan oleh Erlangga itu kami sudah laksanakan sedangkan untuk sekolah sendiri juga sudah 2 kali try out untuk anak-anak.
Jadi kalo anak-anak itu tiap minggu tes, tiap minggu tes, tapi itu siasat dari kita sekolah supaya setiap minggu ada pengulangan soal, mempersiapkan mereka.
Dari hasil evaluasi kemarin yang dilakukan oleh Erlangga anak-anak SMP 13 memperoleh nilai tertinggi 78, sedangkan yang sisa itu menengah". Ujar kepala sekolah.
Selanjutnya,
Plating menjelaskan jika dengan evaluasi itu pihak sekolah tingkatkan lagi TO di Sekolah dengan soal-soal dari Erlangga, sedangkan untuk menyangkut buku pihak sekolah membeli dengan menggunakan dana BOS sebanyak 172 buah untuk siswa dan 5 untuk guru yang dibiayai oleh dana BOS.
"Jadi anak belajar dengan buku gratis dari sekolah dibawa pulang kerumah jadi mereka belajar-belajar soal setiap jam belajar tambahan itu siswa mengulang-ulang soal dengan soal yang ada di buku itu, dengan catatan habis ujian buku-buku itu ditarik kembali ke sekolah untuk kelas 7, 8." Ujarnya seraya menambahkan jika untuk hasil try out secara nasional itu akan disampaikan kepada orang tua bersamaan dengan hasil try out yang dilaksanakan oleh sekolah.
Kepada wartawan,Ia juga menjelaskan jika untuk pelaksanaan TKA dilakukan secara daring dimana dari pihak sekolah sudah menyiapkan kurang lebih 50 buah chromebook yang akan dipakai oleh 172 siswa peserta TKA SMP 13 Ambon; dimana pelaksanaannya berlangsung dalam dua (2) sesi di dia (2) ruang kelas.
Lebih jauh Ia juga menjelaskan tentang penggunaan chromebook itu yakni chromebooknya itu sudah langsung diseting oleh Kementerian jadi siswa tidak bisa keluar karna eksbrow nya itu sudah dari Kementerian pusat sehingga anak-anak tidak bisa keluar lagi.
Untuk pelaksanaannya sendiri menurutnya, TKA di SMP 13 Ambon mendapatkan di gelombang ke 2 berlangsung di tanggal 12, 13 dan 16,17 Maret 2026.(CMN)
