Gelar Ujian Sekolah Berbasis Pensil Kertas,SMA PGRI Ambon Sukses Dua Hari Pertama
CM, MALUKU
Kepala SMA PGRI Ambon, Laurens Makatipu, S.Pd, M.Pd mengatakan dua hari pertama pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah tahun ajaran 2025/2026 di sekolahnya berjalan lancar tanpa hambatan.
Demikian antara lain penegasan Laurens kepada wartawan di Ambon, Selasa, 14/4/2016 di ruang kerjanya.
Dikatakan,untuk pelaksanaan ujian akhir tahun 2025/2026 ini sesuai dengan juknis yang dikeluarkan oleh dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku di mana untuk untuk teorinya semuanya serentak dilaksanakan sejak 13/4/2026 sampai dengan selesainya tergantung model ujian yang dipakai oleh sekolah masing-masing. Ada yang berbasis Komputer, tetapi ada pula yang berbasis pensil dan kertas.
"Ada pilihan-pilihan model pelaksanaannya. Jadi ada yang menggunakan pensil dan kertas, bisa berbasis android, bisa berbasis Komputer.
Tinggal sekolah pung kondisi maka dipilih.
Nah Katong di sini ber berbasis pensil kertas".ujarnya sembari menambahkan jika hal itu diambil karena dari sisi jumlah komputer belum bisa mencukupi karena jika satu hari satu mapel dengan jumlah peserta 110 siswa maka harus melaksanakan 3 sesi seharinya berarti selesai ujian nya bisa sampai malam hari. Hal ini telah diperhitungkan juga dari satu jam pelajaran adalah 2 jam dan jika tiga sesi ditambah lagi dengan waktu jedah atau istirahat maka bisa saja ujiannya berlangsung sampai malam hari. Karena itu pihaknya belum siap sehingga berharap tahun berikutnya mungkin bisa menggunakan komputer atau android.
Selanjutnya menurut Kepsek karena menggunakan pensil dan kertas maka sekolahnya akm melangsungkan ujian hanya sampai dengan hari Sabtu.
Sedangkan untuk sistim pengawasannya dipakai silang murni di mana guru pengawas dari SMA Kristen Urimessing bersama dengan guru dari SMA Negeri 2 Ambon yang melakukan pengawasan sedangkan guru-guru dari SMA PGRI juga keluar untuk melakukan tugas pengawasan di dua sekolah tersebut.Selaku kepala sekolah mantan kepala SMA Negeri 4 Ambon ini berharap para siswa dapat menjalani satu pekan ujian ini dan menjawab berbagai pertanyaan dengan baik agar nilai Raportnya nanti akan baik demi kelangsungan pendidikan di perguruan tinggi atau menjadi anggota TNI atau Polri dengan nilai yang baik.(CM)
