Wali Kota Ambon Dorong Festival Benteng Nieuw Victoria Digelar Setiap Tahun

CM,MALUKU

Pemerintah Kota Ambon mengapresiasi pelaksanaan Festival Benteng Nieuw Victoria Tahun 2026 dan mendorong agar kegiatan tersebut dapat menjadi agenda tahunan di Kota Ambon.
Harapan itu disampaikan Wali Kota Ambon saat menghadiri penutupan Festival Benteng Nieuw Victoria 2026 yang berlangsung di Lapangan Merdeka Ambon, Selasa (8/9/2026).

Festival yang digagas Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi Maluku tersebut tahun ini kembali digelar untuk kedua kalinya, setelah pertama kali dilaksanakan pada 2025.
Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi Maluku yang telah konsisten menghadirkan festival sebagai ruang untuk memperkenalkan sejarah, budaya, seni, sekaligus keragaman yang dimiliki masyarakat Maluku.

“Pemerintah Kota Ambon memberikan apresiasi dan terus berharap semoga festival ini akan terus berlangsung setiap tahun di Kota Ambon,” ujar Wali Kota.

Ia bahkan meminta Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi Maluku menyampaikan aspirasi masyarakat Kota Ambon kepada Menteri terkait agar Festival Benteng Nieuw Victoria dapat ditetapkan sebagai agenda tahunan.
“Pak Kabai, tolong sampaikan kepada Pak Menteri, warga Kota Ambon minta untuk setiap tahun terus dilaksanakan, Pak,” pintanya.

Menurut Wali Kota, festival tersebut memiliki arti penting karena menjadi momentum untuk mengingatkan masyarakat tentang kekayaan budaya yang dimiliki Maluku sekaligus memperkuat komitmen pelestariannya.

“Festival ini mengingatkan kita semua bahwa ada begitu banyak budaya yang mesti terus kita kenal,kita jaga, kita lestarikan,” katanya.

Ia menilai,salah satu tujuan utama festival adalah memperkenalkan keberadaan Benteng Nieuw Victoria kepada seluruh masyarakat Kota Ambon, sekaligus memperlihatkan beragam kesenian dan budaya yang hidup di tengah masyarakat.
“Paling tidak semua warga Kota Ambon tahu bahwa di kota ini ada Benteng Victoria, tahu bahwa ada begitu banyak budaya, ada begitu banyak keragaman seni yang katong miliki,” ujarnya.

Menurutnya, beragam pertunjukan seni dan tarian yang ditampilkan selama festival memperlihatkan bahwa hampir seluruh kekayaan budaya dari berbagai wilayah di Maluku dapat ditemukan dan berkembang di Kota Ambon.
“Kalau katong perhatikan dari tampilan-tampilan, tarian dan lain-lain, hampir di seluruh wilayah di Provinsi Maluku. Itulah Ambon par samua. Semua ada di kota ini,” katanya.

Beri Ruang bagi Pelaku Seni dan UMKM
Wali Kota juga menyoroti peran sanggar-sanggar seni di Kota Ambon yang selama ini menjadi bagian penting dalam menjaga sekaligus mengembangkan kebudayaan daerah.
Ia mengajak agar para pelaku seni terus diberikan ruang untuk menampilkan karya dan kreativitas mereka.
“Mau tampilkan tarian dari mana,silakan. Yang penting untuk melestarikan dan menjaga kebudayaan yang katong miliki,”ujarnya.

Selain menjadi ruang ekspresi budaya, Festival Benteng Nieuw Victoria juga dinilai memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi melalui keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Pelaksanaan karnaval budaya dan berbagai kegiatan pendukung lainnya membuka kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk sekaligus memperoleh nilai tambah ekonomi.

“Katong juga bersyukur bahwa dalam festival ini ada karnaval budaya yang sudah dilakukan dan berbagai kegiatan, termasuk memberikan ruang kepada pelaku-pelaku UMKM di Kota Ambon sehingga paling tidak mereka bisa memasarkan produk-produk mereka dan bisa memberikan nilai tambah kepada mereka,” katanya.

Ia menjelaskan, penguatan UMKM merupakan bagian dari strategi Pemkot Ambon dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang melibatkan berbagai sektor dan kelompok industri kreatif.

“Ini yang sementara Pemerintah Kota Ambon kembangkan, yang disebut dengan membangun ekosistem ekonomi kreatif. Ada di situ UMKM,ada di situ dan lain-lain yang masuk kelompok industri kreatif,” jelasnya.

Menurutnya, pengembangan ekonomi kreatif semakin penting di tengah tekanan ekonomi dan kondisi masyarakat yang tidak mudah. Pemerintah, kata dia, harus terus membuka ruang bagi masyarakat untuk membangun kemandirian ekonomi melalui UMKM dan sektor kreatif.

“Supaya masyarakat di Kota Ambon, di tengah-tengah tekanan ekonomi,situasi kondisi yang sulit, katong tetap eksis karena memberikan ruang kepada kemandirian lewat UMKM dan lain sebagainya,” ujarnya.

Perkuat Persaudaraan dan Toleransi
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Maluku, Kodam XV/Pattimura, serta seluruh masyarakat Kota Ambon yang telah mendukung penyelenggaraan Festival Benteng Nieuw Victoria 2026.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, persaudaraan dan toleransi sebagai kekuatan utama kehidupan sosial di Kota Ambon.

“Mari katong sama-sama terus bersemangat hidup di Kota Ambon yang katong cintai ini. Mari sama-sama katong saling mendukung, menjaga persaudaraan, menjaga toleransi,” ajaknya.

Wali Kota menegaskan, setiap pemimpin tentu akan merasa bahagia apabila melihat masyarakat hidup dalam suasana persaudaraan tanpa membedakan latar belakang.

Karena itu,ia mengajak masyarakat untuk terus menghidupkan nilai-nilai budaya Maluku, termasuk pela gandong, semangat laeng sayang laeng, hidup basudara, serta filosofi potong di kuku rasa di daging.

“Percayalah, itu menjadi pondasi yang kuat bar katong di Ambon, tetapi juga par katong di Maluku,” tandasnya.
Sejumlah Pejabat Hadir
Penutupan Festival Benteng Nieuw Victoria 2026 turut dihadiri sejumlah pejabat,di antaranya Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Muhammad Tang, S.S., M.Hum., yang didampingi Kasubag Balai Pelestarian Kebudayaan Maluku,Stenli Reigen Loupatty, S.Pd.,M.Si.
Hadir pula Pangdam XV/Pattimura Mayor Jenderal TNI Dody Triwinarto bersama sejumlah pejabat tinggi Kodam XV/Pattimura, Sekda Maluku Ir. Sadali Ie, M.Si., IPU., Ketua DPRD Kota Ambon Morits Librecht Tamaela, S.E., Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Kombes Pol. Andrias Susanto Nugroho, serta sejumlah pejabat Pemerintah Kota dan Pemerintah Provinsi Maluku.
Dari pihak penyelenggara, hadir Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi Maluku, Dody Wiranto, S.S., M.Hum., didampingi Kasubag TU Iwaulini, S.T., serta Ketua Panitia Festival Benteng Nieuw Victoria 2026, Mezak Wakim, S.Pd., M.Si.

Festival Benteng Nieuw Victoria diharapkan tidak hanya menjadi agenda kebudayaan, tetapi juga menjadi ruang memperkuat identitas masyarakat, mendorong pelestarian budaya, membuka peluang ekonomi bagi UMKM, serta memperkokoh semangat persaudaraan di Kota Ambon dan Maluku.(CM)