SMA PGRI 1 Ambon Sukses Gelar TKA dan AN, 74 Siswa Ikut Gelombang Pertama


CM, MALUKU

SMA PGRI 1 Ambon sukses melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Nasional (AN) Tahun Ajaran 2026/2027. Sebanyak 74 siswa kelas XII mengikuti pelaksanaan gelombang pertama yang berlangsung selama empat hari, mulai 26 hingga 29 Oktober 2026.
Kepala SMA PGRI 1 Ambon, Laurens Makatipu, S.Pd., M.Pd., saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (3/11/2026), mengatakan, pelaksanaan TKA dan AN di sekolah yang dipimpinnya berjalan aman, lancar, dan sukses, meskipun sempat terjadi sedikit kendala teknis pada hari kedua.

"Pada hari kedua memang ada sedikit masalah teknis dari pusat, tetapi kemudian dapat diatasi. Peserta juga mengikuti ujian ulang pada Jumat dan seluruh rangkaian kegiatan dapat diselesaikan dengan baik," ungkapnya.

Menurut Makatipu, pelaksanaan TKA tahun ini berlangsung bersamaan dengan Asesmen Nasional. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang dilaksanakan secara terpisah, kedua kegiatan tersebut kini diselenggarakan serentak dengan mengikuti petunjuk teknis dan jadwal yang ditetapkan pemerintah.

Ia menjelaskan, TKA memiliki tujuan untuk memetakan mutu pendidikan secara nasional, mengukur kemampuan akademik peserta didik, serta memberikan sertifikasi atas hasil yang diperoleh siswa. Sertifikat tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan seleksi maupun kebutuhan memasuki dunia kerja, sesuai kebijakan pemerintah.
"Kalau TKA, hasilnya lebih mengarah pada kemampuan individu masing-masing peserta didik. Sementara Asesmen Nasional lebih berkaitan dengan gambaran mutu pendidikan pada tingkat satuan pendidikan atau sekolah," jelasnya.

Untuk memastikan kesiapan siswa, pihak sekolah telah melakukan sejumlah langkah persiapan, mulai dari mengoptimalkan proses pembelajaran rutin, memperkuat penguasaan materi, hingga melibatkan orang tua dalam mendukung persiapan anak-anak menghadapi TKA dan AN.

Sekolah juga menyisipkan kegiatan pembahasan materi dan latihan soal pada pagi hari, mulai pukul 06.30 hingga 07.30 WIT, sebelum siswa mengikuti kegiatan pembelajaran reguler.
Langkah tersebut disepakati bersama orang tua agar persiapan menghadapi TKA dan AN dapat berjalan maksimal tanpa mengganggu proses belajar mengajar di sekolah.
Selain itu, SMA PGRI 1 Ambon melaksanakan tiga kali tryout untuk mengukur kesiapan siswa. Tryout tersebut meliputi program dari kementerian, Dinas Pendidikan, serta kerja sama sekolah dengan Ruangguru.

"Dengan adanya simulasi, kesiapan perangkat dan tenaga pelaksana, serta tiga kali tryout, kami berupaya agar anak-anak benar-benar siap menghadapi ujian. Kami berharap mereka dapat mengenali bentuk soal dan memahami materi yang akan diujikan," katanya.
Dalam pelaksanaannya, ujian dibagi ke dalam tiga sesi guna menjaga kenyamanan dan kelancaran kegiatan. Setiap ruang ujian dibatasi maksimal 25 peserta.

Makatipu menambahkan, TKA mencakup lima mata pelajaran, terdiri dari tiga mata pelajaran wajib, yakni Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris, serta dua mata pelajaran pilihan sesuai minat dan kemampuan siswa.

Untuk mata pelajaran pilihan, siswa SMA PGRI 1 Ambon menunjukkan kecenderungan lebih banyak memilih kelompok ilmu sosial dibandingkan kelompok Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA).

Menurutnya, sekolah memberikan kebebasan kepada siswa untuk menentukan mata pelajaran pilihan berdasarkan minat masing-masing tanpa adanya paksaan.
"Kami tidak ingin memaksakan pilihan kepada siswa. Mereka diberikan kesempatan menentukan mata pelajaran sesuai kecenderungan dan kemampuan masing-masing," tandasnya.

Ia berharap, melalui seluruh tahapan persiapan dan pelaksanaan tersebut, siswa SMA PGRI 1 Ambon dapat memperoleh hasil TKA dan AN yang maksimal, sekaligus menjadi gambaran kemampuan akademik serta peningkatan mutu pendidikan di sekolah.(CMN)