Wisata Karya GMKI ISIP Unpatti 2026 di Negeri Kilang Tegaskan Spirit Iman dan Aksi Sosia
CM, MALUKU
Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Ambon Komisariat ISIP Universitas Pattimura kembali melaksanakan Wisata Karya Tahun 2026 di Negeri Kilang, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, pada 26 Februari hingga 1 Maret 2026. Kegiatan ini dikemas sebagai ruang integrasi antara refleksi iman, penguatan kapasitas kader, dan kolaborasi nyata bersama masyarakat.
Mengangkat semangat pembaruan hidup berdasarkan Markus 2:1–12, Wisata Karya tahun ini difokuskan pada pendekatan partisipatif. Kader GMKI tidak hanya datang membawa program, tetapi terlebih dahulu membangun dialog dengan perangkat negeri, jemaat, serta kelompok pemuda guna memetakan kebutuhan prioritas masyarakat.
Sejumlah agenda strategis dilaksanakan selama empat hari kegiatan.
Di bidang kesehatan, mahasiswa berkolaborasi dengan tenaga setempat untuk memberikan edukasi pencegahan penyakit tidak menular serta pemeriksaan kesehatan dasar. Pada sektor pendidikan, kader menggelar kelas literasi dan diskusi publik bertema peran generasi muda dalam menghadapi tantangan digital.
Aspek lingkungan juga menjadi perhatian. Bersama pemuda negeri, peserta melakukan penataan area publik dan aksi bersih lingkungan sebagai bagian dari kampanye kesadaran ekologis. Di sisi lain, pelaku UMKM lokal diajak berdiskusi mengenai strategi pemasaran sederhana berbasis media sosial untuk memperluas jangkauan produk.
Ketua Majelis Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Kilang menyampaikan apresiasi atas pendekatan kolaboratif yang dibangun mahasiswa. Menurutnya, kehadiran GMKI menghadirkan semangat baru bagi jemaat, khususnya anak-anak dan pemuda yang terlibat aktif dalam berbagai kegiatan.
“Kami melihat adik-adik GMKI tidak datang dengan sikap menggurui, tetapi mau belajar dan berjalan bersama masyarakat. Ini menjadi contoh pelayanan yang rendah hati dan relevan,” ujarnya.
Raja Negeri Kilang, Michael Adrian Hendriks Paulus de Queljoe, juga menyampaikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai interaksi mahasiswa dengan warga menciptakan ruang diskusi yang sehat tentang pembangunan dan peran generasi muda.
“Negeri Kilang terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar dan mengabdi. Kehadiran mahasiswa seperti ini memberi motivasi bagi anak-anak muda negeri untuk berani bermimpi dan melanjutkan pendidikan,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris GMKI Cabang Ambon Masa Bakti 2026–2028, Brian Lewerissa, dalam statement resminya menegaskan bahwa Wisata Karya adalah bagian dari strategi kaderisasi berbasis realitas sosial.
“Kami ingin memastikan bahwa GMKI tetap relevan dengan konteks zaman. Kader harus mampu membaca situasi masyarakat dan menghadirkan kontribusi nyata. Dari Kilang, kami belajar bahwa pelayanan sejati lahir dari perjumpaan,” tegasnya.
Ketua Komisariat ISIP Unpatti, Gracelia Ferdinandus, S.I.Kom, menambahkan bahwa pengalaman lapangan menjadi proses pembentukan karakter kader.
“Wisata Karya membentuk kader yang tidak hanya cakap berdiskusi, tetapi juga terampil bekerja bersama masyarakat. Kami percaya pembaruan iman harus tercermin dalam keberanian bertindak dan integritas dalam pelayanan,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan ibadah syukur bersama jemaat pada Minggu (1/3), yang menjadi momentum refleksi atas seluruh rangkaian aktivitas.
Melalui Wisata Karya 2026, GMKI Komisariat ISIP Unpatti kembali menegaskan komitmennya sebagai gerakan mahasiswa Kristen yang mengintegrasikan iman, intelektualitas, dan pengabdian sosial dalam satu tarikan napas perjuangan. (CM)
