Selaras Dengan Program WaliKota, BAMAG Harap Kota Ambon Jadi Kota Bersih
CM,KOTA AMBON
Ketua BAMAG Provinsi Maluku, Stephen Theorupun Pdt, dari Gereja Baptis Indonesia mengatakan tujuan dari BAMAG Provinsi Maluku hadir bersama dengan BAMAG Kota Ambon melakukan aksi bersih-bersih kota Ambon, Sabtu, 11/4/2026 adalah untuk mendukung program pemerintah kota Ambon. Kita ikut menjaga kebersihan kota Ambon seperti yang sampaikan oleh Wali Kota Ambon dalam sambutan pembukaan kegiatan yakni ikut menjaga dan memelihara kebersihan kota Ambon. Oleh sebab itu selaku Ketua BAMAG Provinsi dirinya mendorong BAMAG Kota Ambon untuk ikut mendukung program pemerintah kota Ambon untuk menjadikan kota Ambon menjadi indah, bersih dan nyaman.
Demikian antara lain penegasan Pdt. Step kepada wartawan di sela-sela kesibukan ikut membersihkan jalan-jalan di kota Ambon, Sabtu, 11/4/2026.
Dikatakan selain program bersih-bersih kota, BAMAG juga melakukan pemeriksaan kesehatan dengan tujuan agar kesehatan.para hamba Tuhan yang ada di dalam wadah BAMAG mengalami kesehatan yang baik sehingga mereka bisa mendampingi jemaatnya dalam mensukseskan program pemerintah kota utamanya untuk program bersih, indah dan nyaman bagi kota Ambon manise.
Selanjutnya Pdt.Step juga mengajak warga masyarakat yang masih suka membuang sampah di parit-parit dan got-got saluran air agar menghentikan kebiasaan jeleknya dan membuang sampahnya di tempat-tempat sampah yang telah disiapkan oleh pemerintah di lokasi-lokasi yang telah tersedia.
"Masyarakat itu belum sadar juga untuk bagaimana peduli juga terhadap kebersihan kota sehingga membuang sampah-sampah itu sering kita temui di parit-parit atau got-got dan tidak membuang sampah pada tempatnya."ujarnya sambil menambahkan sebenarnya untuk membuang sampah itu haruslah diperhatikan karena sudah ada tempat yang disediakan oleh pemerintah.
Di sisi lain Pdt.Step juga meminta kepada pemerintah agar bak-bak sampah itu jangan hanya disediakan di dalam kota saja tetapi sebaiknya juga disediakan di desa-desa atau tempat pemukiman warga di pegunungan dan pinggiran kota bahkan sampai ke desa-desa dan kelurahan sehingga masyarakat bisa menjangkau dan tidak membuang sampah di selokan atau parit-parit yang pada gilirannya akan tersumbat dan menyebabkan banjir sehingga sampah berantakan di dalam kota karena got-got yang dari pengunungan dibawah oleh air masuk juga ke dalam kota. Sebagai contoh daerah Kudamati dan Farmasi atas serta daerah Bere-bere yang telah dikerjakan saluran dan got-got yang bagus akan tetapi lantaran tidak disediakan tempat sampah sehingga warga menjadikan got-got tersebut sebagai tempat sampah.
Sementara itu di tempat terpisah, Sekretaris BAMAG Provinsi Maluku, Gilbert Baker Pdt. dari Gereja Pantekosta Serikat Indonesia yang ditemui saat sedang melakukan aksi bersih-bersih bersama kelompoknya di jalan Pattimura Ambon mengatakan dirinya bersyukur karena pada Sabtu,11/4/2026 dirinya bersama sekelompok anggota BAMAG kota Ambon dan provinsi Maluku diberikan kesempatan dalam aksi bersih-bersih kota Ambon.
"Kita ini kelompok 3 yang bertugas membersihkan mulai dari areal Pattimura Park lurus ke Polda Lama trus belok kiri turun lagi ke hotel Manise dan finish di gereja Bala Keselamatan,"ujarnya sambil menambahkan jika 2 kelompok lainnya juga turun dan ditugaskan pada jalur yang berbeda.
Menurutnya tujuan dari kegiatan bersih-bersih kota ini adalah untuk memberikan dorongan bagi masyarakat kota Ambon untuk bagaimana peduli dengan kebersihan yang ada di kota ini sehingga kota Indonesia menjadi kota yang bersih di siang hari dan terang di malam hari.
Kepada wartawan Baker mengatakan pihaknya berharap sama seperti sambutan pembukaan Wali Kota Ambon bahwa kota ini harus menjadi kota yang bersih.(CM)




