Menteri Kebudayaan Apresiasi Sinergi Daerah dalam Merawat Cagar Budaya di Ambon

Menteri Kebudayaan, Bapak Dr. H. Fadli Zon disambut oleh Plh Sekda Prov. Maluku, Bapak Kasrul Selang dan Wali Kota Ambon, Bapak Drs. Bodewin M. Wattimena di Bandara Internasional Pattimura, Ambon


CM, AMBON

Menteri Kebudayaan, Bapak Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc., melakukan kunjungan kerja ke Kota Ambon, Maluku, Jumat (28/11/2025), untuk meninjau sejumlah cagar budaya dan fasilitas kebudayaan. Kunjungan ini bertujuan memperkuat ekosistem pelestarian budaya di daerah serta memantapkan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai lembaga terkait. Dalam kunjungan ini, Menteri didampingi Direktur Sejarah dan Permuseuman, Bapak Prof. Dr. Agus Mulyana, M.Hum., serta Staf Khusus Menteri Bidang Protokoler & Rumah, Bapak Rachmanda Primayuda.

Rombongan Menteri tiba di Bandara Internasional Pattimura dan disambut oleh Plh Sekda Provinsi Maluku, Bapak Kasrul Selang, S.T., M.T.; Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Ibu Dr. Sarlota Singerin, M.Pd.; Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Bapak Dr. Achmad Jais Ely, S.T., M.Si.; Wali Kota Ambon, Bapak Drs. Bodewin M. Wattimena, M.Si.; serta Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Kota Ambon, Bapak Christian Tukloy, S.Pi. Kehadiran para pejabat daerah tersebut menjadi sinyal dukungan terhadap agenda penguatan kebudayaan di Maluku.

Dari bandara, Menteri Kebudayaan menuju Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XX (BPKW XX). Di lokasi ini, beliau meninjau sejumlah fasilitas pelestarian yang dikelola balai, mulai dari Nanomuseum Budaya Maluku, area praktik Sikartu (Simulasi Bakar Batu) dan Sikarlo (Simulasi Ekskavasi Arkeologi), perpustakaan, hingga ruang mini teater. Pemaparan dilakukan oleh Bapak Dody Wiranto, S.S., M.Hum., selaku Kepala BPKW XX, yang didampingi Bapak Stenli R. Loupatty, S.Pd., selaku Kasubbag Umum. Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa fasilitas tersebut memiliki peran penting sebagai wadah pembelajaran publik dan penguatan identitas budaya di Maluku.

Agenda kemudian berlanjut ke Benteng Nieuw Victoria, yang merupakan Cagar Budaya Peringkat Nasional di Kota Ambon. Di benteng tersebut, Menteri Kebudayaan diterima oleh Bapak Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, S.Sos., M.M., selaku Pangdam XV/Pattimura, dan Bapak Mayor Kav Yulius Tri Pratisto, S.S.T.Han., selaku Dandenkav 5/BLC. Menteri meninjau ruang bawah tanah benteng yang pernah menjadi lokasi penahanan Kapitan Pattimura serta area makam peninggalan VOC. Dalam kesempatan itu, beliau memberikan apresiasi atas upaya pelestarian yang dilakukan melalui satuan Denkav 5/BLC.

Rombongan selanjutnya bergerak ke Benteng Amsterdam di Hila, yang juga berstatus Cagar Budaya Peringkat Nasional. Di lokasi yang diyakini pernah menjadi tempat tinggal Georg Eberhard Rumphius tersebut, Menteri Kebudayaan meninjau Sumur Rumphius, menikmati panorama dari lantai dua benteng, serta memberikan arahan pengembangan museum mini Rumphius sebagai pendukung edukasi sejarah. “Aset budaya Maluku luar biasa kaya dan bersejarah. Ini warisan penting yang harus dijaga dan dimanfaatkan bagi generasi mendatang,” ujar Menteri dalam pesannya di akhir kunjungan.

Kunjungan kerja ini diharapkan memperkuat langkah pelestarian cagar budaya di Maluku, melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, komunitas budaya, hingga lembaga pertahanan. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan cagar budaya di kawasan timur Indonesia tetap terpelihara dan relevan bagi masyarakat luas.