Richard Louhenapessy : Kader GMKI Harus Jadi “Merek Dagang” yang Teruji dan Dicari
CM, KOTA AMBON
Senior Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Cabang Ambon, Richard Louhenapessy menegaskan bahwa kader GMKI harus membangun kualitas diri hingga menjadi “merek dagang” yang memiliki reputasi, integritas, dan kepercayaan, sehingga dicari tanpa perlu diiklankan.
Hal itu disampaikannya dalam sambutan pada Pertemuan Raya Senior GMKI Cabang Ambon di Hotel Golden Palace Ambon, Sabtu (21/2/2026).
“Kalau mau jadi kader GMKI, jadikanlah dirimu merek dagang. Merek dagang tidak perlu diiklankan, karena orang akan mencarinya,” ujar Louhenapessy.
Menurutnya, kader GMKI harus memiliki kualitas yang teruji, nama baik, serta reputasi yang kuat, sebab hanya pribadi yang terbukti kualitasnya yang akan dipercaya.
“Hanya merek dagang yang teruji yang akan dipilih. Karena punya nama dan reputasi baik, tanpa diiklankan pun orang pasti memilihnya,” katanya.
Dalam refleksi pengalamannya, Louhenapessy juga bersaksi tentang perjalanan hidupnya, termasuk ketika ia resmi keluar dari tahanan. Ia menekankan bahwa pengalaman tersebut menjadi pembelajaran penting, sekaligus pengingat bahwa kader GMKI harus siap menghadapi berbagai tantangan, termasuk perkembangan teknologi yang sangat pesat.
“Saya belajar dari perjalanan hidup saya, dan saya tetap percaya karena saya dekat dengan kepala gerakan kita, Yesus Kristus,” ungkapnya, sembari mengutip berbagai kisah Alkitab seperti Musa dan Yosua sebagai teladan kepemimpinan dan iman.
Ia juga menegaskan pentingnya kerja sama di antara para senior, karena setiap orang memiliki kemampuan masing-masing yang harus disatukan dalam pelayanan.
“Walaupun Musa seorang nabi, kerja sama itu penting. Setiap senior punya kemampuan sendiri, tetapi tanpa kerja sama, semua itu tidak akan menjadi kemuliaan bagi Tuhan,” ujarnya.
Louhenapessy turut mengingatkan agar para kader dan senior tidak menghakimi sesama, melainkan menjadikan setiap pengalaman hidup sebagai refleksi dan pembelajaran.
“Jangan sekalipun menghakimi siapa pun. Jadikan setiap pengalaman sebagai refleksi kehidupan,” pesannya.
Ia berharap seluruh kader dan senior GMKI terus menjaga nilai perjuangan organisasi, membangun integritas, serta menjadi pribadi yang berdampak bagi gereja, masyarakat, dan Perguruan tinggi.(CMt)
