KM Hendra Jaya Mati Mesin, 49 Penumpang Berhasil Dievakuasi Basarnas

CM, Kep.ARU-Dobo

Sebanyak 49 orang penumpang dan awak KM Hendra Jaya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat setelah kapal tersebut mengalami mati mesin di perairan Lao Lao, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku.

Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) dilakukan Tim SAR Gabungan pada Jumat (25/9/2026), setelah Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Ambon menerima laporan terkait kondisi kapal yang sebelumnya berlayar dari Kampung Apara menuju Kota Dobo.

Informasi kejadian diterima pada pukul 09.15 WIT dari Bryan, personel Polairud Kepulauan Aru. Berdasarkan laporan tersebut, KM Hendra Jaya mengalami mati mesin sejak Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 03.00 WIT saat berada di perairan Lao Lao.

Kapal dengan jumlah personel di dalamnya sebanyak 49 orang itu dilaporkan terombang-ambing di perairan dan membutuhkan bantuan SAR.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 09.25 WIT Tim SAR Gabungan bergerak menuju lokasi kejadian (LKK) di koordinat 5°53'17.58"S, 134°15'29.99"E, yang berjarak sekitar 8 nautical mile (NM) dari Unit Siaga SAR (USS) Kepulauan Aru di Pelabuhan Dobo.

Sekitar pukul 10.45 WIT, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan KM Hendra Jaya beserta seluruh penumpangnya di sekitar perairan Lao Lao. Kapal ditemukan pada koordinat 5°52'6.53"S, 134°15'45.67"E.

Seluruh penumpang kemudian dievakuasi menuju Pelabuhan Dobo. Pada pukul 11.55 WIT, Tim SAR Gabungan bersama 49 korban tiba di Pelabuhan Dobo dalam kondisi selamat.

Dengan ditemukannya seluruh korban dan proses evakuasi telah selesai, pada pukul 12.05 WIT operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat selanjutnya dikembalikan ke kesatuan masing-masing

Dalam operasi tersebut, unsur SAR yang terlibat terdiri dari lima personel Tim Rescue USS Kepulauan Aru dan enam orang masyarakat. Tim menggunakan tiga unit longboat serta sejumlah peralatan SAR pendukung lainnya.

Dari data Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Ambon, seluruh 49 orang dinyatakan selamat. Tidak terdapat korban meninggal dunia maupun korban yang dilaporkan hilang.

Operasi SAR berlangsung dalam kondisi cuaca cerah berawan dengan angin dari arah tenggara berkecepatan 13–20 knot. Tinggi gelombang tercatat sekitar 0,5 hingga 1,25 meter.

Keberhasilan evakuasi seluruh penumpang tersebut sekaligus menandai berakhirnya operasi pencarian dan pertolongan terhadap kecelakaan KM Hendra Jaya di perairan Lao Lao, Kabupaten Kepulauan Aru.(CMela)