Siap Berikan Dampak Positif, 22 Mahasiswa UGM Laksanakan KKN di MBD
CM,MBD
Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (Pemkab MBD) secara resmi menerima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) Angkatan Ke-5 untuk tahun 2025 berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati, Selasa (6/1/2026).
Sebanyak 22 mahasiswa UGM yang akan melaksanakan KKN di Desa Moain dan Desa Tounwawan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati MBD, Agustinus L. Kilikily beserta jajaran pemerintah daerah.
Dalam laporannya, Ketua Tim KKN UGM Pulau Moa 2025, Fauzi Naufal Nur Ichsan, menyampaikan terima kasih atas penerimaan dan atensi dari Pemkab MBD. Ia berharap melalui audiensi ini, tim KKN mendapatkan arahan dan dukungan agar program kerja mereka selaras dengan prioritas pembangunan daerah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Kami harap kegiatan kami dapat selaras dengan prioritas pembangunan daerah serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat," ujar Naufal yang berasal dari jurusan Teknik Mesin tersebut.
Naufal menjelaskan bahwa penempatan mahasiswa disesuaikan dengan komoditas unggulan desa, seperti peternakan di Tounwawan dan perikanan di Moain.
Sementara itu, Wakil Bupati MBD, Agustinus L. Kilikily, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas kehadiran mahasiswa UGM untuk kelima kalinya di daerah tersebut.
Ia menguraikan, kondisi geografis MBD yang unik, terdiri dari 48 pulau dan hanya 17 pulau diantaranya telah berpenghuni, selain MBD juga berbatasan langsung dengan Australia dan Timor Leste.
Kilikily menekankan, pentingnya mahasiswa memahami dan menghormati budaya lokal. Ia memperkenalkan konsep Kalwedo sebagai salam persaudaraan dan Hnyoli Lieta, yang berarti menganggap rumah penduduk seperti rumah sendiri. "Jangan malu. Masuk saja seperti rumah sendiri, pelayanannya juga pasti baik," pesannya.
Ia juga memberikan himbauan keamanan, khususnya larangan berkendara malam hari karena banyaknya kerbau yang sering menyeberang jalan secara tiba-tiba.
Di akhir sambutan, Wakil Bupati MBD berpesan agar mahasiswa menjaga kesehatan dan memastikan hasil kerja KKN didokumentasikan dengan baik. Output tersebut diharapkan dapat menjadi bahan acuan Pemerintah Daerah dalam menyusun program pembangunan ke depan.
"Keberhasilan KKN dari UGM selama beberapa tahun berturut-turut membawa dampak positif sekali. Kiranya untuk Angkatan 5 ini dapat memberikan dampak positif lagi," tutup Wakil Bupati MBD dengan mengucapkan "Kalwedo!" yang disambut serentak oleh seluruh peserta.
Dengan pembekalan dan arahan ini, diharapkan pelaksanaan KKN selama sekitar 50 hari ke depan dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan kontribusi optimal bagi masyarakat Pulau Moa.
Adapun Berita ini ditulis oleh Jemima Kaitjily dan diedit oleh Marthen Watrimny,.(CM)
